Rabu, 10 Mei 2017   Pemerintahan

Dana Desa Untuk Meningkatkan Kesejahteraan


TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengatakan digelontorkannya bantaun

Dana Desa dari Pemerintah kepada Pemerintahan Desa bertujuan untuk meningkatkan

kesejahteraan warga masyarakat. Oleh karena itu kepada para kepala desa bersama unsur

terkait agar bisa mengelola dana desa dengan sebaik-baiknya untuk membiayai pembangunan

dan kegiatan pemerintahan.

     Permintaan tersebut disampaikan Bambang Sukarno ketika membuka Pelatihan Pengadaan

Barang dan Jasa di Desa Rabu ( 10/5 ) di Graha Bhumi Phala. Hadir dalam acara tersebut

kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Agus Sarwono dan Kepala Inspektort Cuk
 
Sugiarso dan pejabat terkait serta diikuti para kepala desa, sekretaris desa bendahara desa

dan TPK masing-masing desa.

     Menurutnya dana desa yang bakal diterima desa dengan besaran rata-rata setiap desa

menerima Rp.1 miliar bahkan untuk desa yang besar dan penduduknya menerima lebih dari

Rp.1 miliar, mesti dikelola dengan baik agar tepat sasaran guna meningkatkan kemajuan dan

kesejahteraan masyarakat. Agar bisa mengelola dengan baik maka para kepala desa selaku

penanggungjawab harus mempelajari aturan-aturannya sehingga paham dan tidak terjadi

penyimpangan. Pasalnya bila sampai ada penyimpangan maka otomatis akan menjadi

persoalan hukum yang tidak menutup kemungkinan menjadi kasus korupsi.

     “Para Kades harus hati-hati dalam memanfaatkan dana desa yang merupakan uang negara

sesuai aturan supaya aman tidak terjadi penyimpangan utamanya untuk pengadaan barang dan

jasa. Maka dari itu pelajari dan pahami aturan-aturannya secara teliti agar tidak menjadi

persoalan hukum", pintanya.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Agus Sarwono mengatakan pelatihan

dimaksudkan untuk menyamakan persepsi tentang kebijakan dan pengadaan tentang

pelaksanaan penataushaan keuangan Pemerintah Desa antara lain Tim tingkat Kabupaten,

Kecamatan, TAPD, PLD dan Pemerintah Desa. Sedang tujuannya untuk mewujudkan tata

kelola penatausahaan keuangan desa yang tertib, transparan dan akuntabel. Mewujudkan

aparatur dan TPK yang trampil dan mumpuni sehingga pelaksanaan pembangunan

infrastruktur dapat terwujud dengan baik sesuai tata cara, tepat mutu, tepat waktu dan tepat

sasaran.

“Pelatihan dilaksanakan bertahap selama 5 hari diikuti Kerpaala Desa, Sekretaris Desa

dan Bendahara Desa, TPK masing-masing Desa 5 orang dari seluruh desa di 20 Kecamatan“

ujarnya sembari menambahkan materi pelatihan disampaikan para nara sumber yakni Asisten

Pemerintahan, Inspektur, Kepala Dinpermades, Kabag Pembangunan dan dari DPU PKP.

(Hms/Edy Laks)

Bagikan :


Selasa, 09 Mei 2017 Pemerintahan
Tiga Proyek Besar di Temanggung Telah Dilaksanakan

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Bambang Sukarno secara langsung meletakkan batu pertama dimulainnya Pembangunan Jembatan  Bendo Peri...

Senin, 08 Mei 2017 Umum
Pegadian Gelar Seminar Kemilau Emas

TEMANGGUNG – Kantor Pegadaian Cabang Temanggung  menggelar seminar Kemilau Emas Sahabat Pegadaian yang digelar...

Senin, 08 Mei 2017 Sosial
Temanggung Book Fair 2017

TEMANGGUNG - Komunitas Belajar Cendikia Mandiri (Cemani), Asosiasi Guru Penulis (Agupena),...

Senin, 08 Mei 2017
Catec Gelar Pameran Seni Rupa

TEMANGGUNG - Sanggar seni Cah Temanggung Creatif  ( Catec ) menggelar  pameran seni rupa...

Senin, 08 Mei 2017 Sosial
TMMD REHAB RUMAH TIDAK LAYAK

TEMANGGUNG, KODIM 0706 Temanggung selama 30 hari efektif mulai tanggal 4 April s/d 4...