Senin, 18 Mei 2009   Umum

DHARMASANTI WAISAK 2553 KECAMATAN JUMO


UMAT BUDDHA DIHARAPKAN MENJADI RAGI KEHIDUPAN

TEMANGGUNG, Umat Buddha yang tergabung dalam keluarga besar Theravada Indonesia Kecamatan Jumo mengadakan peringatan Dharmasanti Waisak 2553  tahun 2009  di halaman Kantor Kecamatan Jumo Minggu kemarin (17/5). Meski hujan deras, peringatan Waisak yang diikuti sekitar 2000 umat Buddha itu tetap berjalan khidmat dan lancar dihadiri Bupati, Muspida, Camat Jumo bersama Muspika dan pejabat terkait.
     Bupati Drs. Hasyim Afandi  dalam sambutannya  mengatakan atas nama Pemkab Temanggung menyampaikan selamat merayakan Waisak kepada seluruh umat Buddha, khususnya keluarga besar Theravada Indonesia Kecamatan Jumo. Diharapkan melalui momentum peringatan Waisak, umat Buddha  mampu menjadi ragi kehidupan dilingkungannnya masing-masing. Dengan demikian kualitas hidup umat Buddha khususnya baik dari  dimensi sosial, budaya maupun ekonomi akan semakin meningkat sehingga bisa ditularkan kepada masyarakat yang lain. Hal itu lanjutnya, selaras dengan visi Pemerintah kabupaten Temanggung yakni Bersatu Untuk Maju dan Sejahtera  yang diaplikasikan  dengan kerja keras, jujur dan tidak korupsi.
     “Melalui peringatan Waisak, umat Buddha hendaknya mampu mengaktualisaikan dirinya secara optimal sehingga bisa menjadi ragi  di tengah kehidupan bermsayarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian   kualitas hidup masyarakat baik dari aspek sosial, budaya maupun ekonomi  semakin meningkat “ harapnya.
     Menurut Bupati, salah satu misi yang akan dicapai  dalam kurun waktu  5 tahun kepemimpinannya  yakni meningkatkan kualitas iman dan taqwa melalui pembinaan  dan pengembangan  kehidupan beragama. Dengan demikian kerukunan umat beragama dan fasilitasi  kehidupan  beragama akan meningkat pula. Oleh karena itu  pihaknya akan terus mendorong agar kehidupan beragama   semakain dinamis  sehingga terwujud iklim kehidupan masyarakat yang agamis guna mencapai kesejahteraan.
     Sementara itu ketua panitia peringatan Waisak  Sutrisno mengatakan, dengan Dharmasanti Waisak bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial dan membangun kualitas diri agar hidup bermanfaat bagi orang lain. Disamping itu  juga  dapat mengembangkan  rasa toleransi sebesar-besarnya agar keharmonisan hidup bermasyarakat selalu terpelihara dengan baik.
     Dia mengutarakan, dalam memperingati Hari Waisak 2009 telah mengadakan berbagai kegiatan  berupa sebulan penghayatan Dhamma di masing-masing Vihara  dengan latihan meditasi. Selain itu membaca paritta dan ceramah Dhamma serta  ziarah ke makam para pejuang Dhamma (Hms/Edy Laks).

Bagikan :


Selasa, 09 Mei 2017 Pemerintahan
Tiga Proyek Besar di Temanggung Telah Dilaksanakan

TEMANGGUNG, Bupati Temanggung Drs. Bambang Sukarno secara langsung meletakkan batu pertama dimulainnya Pembangunan Jembatan  Bendo Peri...

Senin, 08 Mei 2017 Umum
Pegadian Gelar Seminar Kemilau Emas

TEMANGGUNG – Kantor Pegadaian Cabang Temanggung  menggelar seminar Kemilau Emas Sahabat Pegadaian yang digelar...

Senin, 08 Mei 2017 Sosial
Temanggung Book Fair 2017

TEMANGGUNG - Komunitas Belajar Cendikia Mandiri (Cemani), Asosiasi Guru Penulis (Agupena),...

Senin, 08 Mei 2017
Catec Gelar Pameran Seni Rupa

TEMANGGUNG - Sanggar seni Cah Temanggung Creatif  ( Catec ) menggelar  pameran seni rupa...

Senin, 08 Mei 2017 Sosial
TMMD REHAB RUMAH TIDAK LAYAK

TEMANGGUNG, KODIM 0706 Temanggung selama 30 hari efektif mulai tanggal 4 April s/d 4...